MEDSOS

MEDSOS

STAY WITH US

Hot

Post Top Ad

3.3.18

Cara Tukar Coint Admefast.me dengan Ratusan Subscribe bahkan Ribuan Per Menit

March 03, 2018 0
Klik untuk langsung ke LINK Admefas.me
Mencari penghasilan melalui Youtube memang adalah pekerjaan zaman now banget. Banyak yang mendadak menjadi jutawan hanya dengan aktivitas unggah video di youtube ini. Tapi prosesnya tentu tidak sederhana. Tantangnnya juga sangat banyak.

Butuh tim dan konsep yang jelas, serta latar belakang liker dan viuwer yang banyak ditambah konten yang menarik, dan tidak melanggar hak cipta. Tapi Jangan Khawatir sob. Di zaman serba canggih seperti saat ini, apa sih yang tidak. Justru Liker, Viuwer, bisa dicari dengan gampang lo. Jawabannya adalah dengan pertukaran Subscribe, Viuwer dan Trafiq melalui addmefast.me

Apa itu admefast.me?


Admefast.me adalah sistem pertukaran like, subscribe, viuwer yang memungkinkan Anda memilih siapa yang ingin Anda ikuti, lihat, liker, subscribe dan akun atau channel yang Anda minati. Cara Admesfast.me  pertukarannya sangat sederhana. Langsung saja coba buka Channelnya DISINI

Setiap kali Anda subscribe, menyukai, mengikuti akun media sosial anggota lain, Anda akan menerima koin yang kemudian dapat Anda gunakan untuk mendapatkan lebih banyak pengikut, suka, pandangan, atau pengunjung ke situs web atau halaman media sosial, youtube Anda. Cukup amankan?

Logikanya adalah sama dengan ketika Anda ber-iklan di Facebook atau di Google.  Orang mengklik Channel Anda, Channel Youtube terbuka, dan Viuwernya akan banyak. Jika bagus, maka orang akan subscribe. Tapi yakin dan coba, admefast.me lebih gampang, apalagi bagi sohib yang lagi kanker (kantong kering) tak ada untuk beriklan hehe.
Baca Juga :
Karena di admefast.me langsung disediakan fitur, Youtube Liker, Youtube Trafic, Youtube Subscribe, Youtube Viuwer, yang sangat gampang untuk dipelajari.

 Cara Tukar Point Admefast.me dengan Subscribe Youtube Ribuan Per Menit


Langsung saja ke Cara tukar Coint Admefast.me dengan Ratusan Subscribe Ribuan Per Menit

1.    Setelah akun  Admefast.me anda terbuka, carilah  fitur My Page
2.    Carilah Select. Tekan dan pilihlah Youtube Subscribe atau tergantung pilihan dimana anda akan gunakan coint Anda
3.    Langsung saja sebagai contoh, Anda pilih Youtube Subscribe
4.    Disana akan tersedia konten-konten seperti
  • URL : Isi dengan URL Youtube Anda, Contoh : http
  • Title : Isi dengan nama channel Youtube Anda  : UC3Ik….. dan seterusnya atau Klik saja sebagai contohnya
  • Coint Per Klik : Isi dengan Jumlah Batas Coint yang ingin anda jual
  • Daily Clik Limit : Pilih Enabled dan tulis coint yang ingin Anda Jual. Ingat! Sesuaikan dengan coint yang Anda peroleh
  • Total Clik Limit : Pilih Enabled dan tulis jumlah batas pemberitahuna coint yang ingin Anda Jual. Ingat! Sesuaikan dengan coint yang Anda peroleh.
  • Status : Pilih Enabled
  • Receive Clicks From : Pilih All Gender untuk semua jenis kelamin, men untuk laki-laki dan women untuk perempuan
  • Selected Country : Pilih dengan pemilik akun atau chanel negara mana yang Anda inginkan
  • Terakhir Update dan tunggu hasilnya. Dalam sekejap, jika para pengguna Admefast.me sedang online, maka Subscribe Anda akan secepat kilat naik drastis. Penonton Youtube Anda akan banyak dan bertambah.

Read More

30.12.17

Ciri-ciri Instansi yang Sulit Dapat Jatah CPNS 2018

December 30, 2017 0
Pemerintah kembali akan membuka lowongan Calon Pegawai Negeri (CPNS) 2018 sekitar 250 ribu kursi pada 2018, terdiri dari jatah pemerintah pusat 38 ribu dan daerah sebanyak 212 ribu CPNS. Sayangnya, bagi rekrutmen ini sulit dilaksanakan di daerah yang belanja pegawainya sudah tinggi.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengungkapkan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, setiap tahun Kementerian/Lembaga dan Daerah diminta menghitung kebutuhan CPNS.

Baca : Cara Memperbanyak Subscribe Menggunakan Admefast.me


Data jumlah kebutuhan itu diserahkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) dan BKN

."Khusus 2018, Menteri PAN RB sudah menyatakan akan membuka pengadaan CPNS untuk Provinsi/Kabupaten/Kota. Jadi silakan segera serahkan perhitungan (kebutuhan CPNS) untuk diolah," kata Ridwan saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (25/12/2017).

Asal tahu, Kementerian PAN RB akan membuka lowongan 250 ribu CPNS pada tahun depan. Sebanyak 38 ribu akan dibuka untuk pemerintah pusat dan 212 ribu CPNS untuk jatah pemerintah daerah.

Menurut Ridwan, jumlah lowongan CPNS yang dibutuhkan dihitung dari berbagai variabel, termasuk kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membayar gaji mereka.

"Bagi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang komponen belanja pegawai (gaji) PNS melebihi 50 persen dari total APBD, tentu akan sulit mendapat tambahan pegawai baru," dia menjelaskan.

Untuk diketahui, saat ini, total jumlah PNS pusat dan daerah mencapai 4,3 juta orang. Terdiri dari PNS pusat sebanyak 900 ribu orang dan PNS daerah mencapai 3,4 juta orang.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut seperempat dari belanja pemerintah pusat di APBN dipakai untuk membayar gaji dan tunjangan para PNS.

Anggaran belanja pegawai untuk PNS pusat tahun ini sekitar 26,1 persen dari total belanja pemerintah pusat di APBN Induk 2017 sebesar Rp 1.315,5 triliun. Sedangkan di APBN-P 2017 dipatok lebih tinggi Rp 1.367 triliun.

"Neraca pemerintah pusat, belanja pegawai itu mencapai 26,1 persen atau seperempat dari belanja pemerintah pusat dipakai untuk bayar gaji dan tunjangan bagi para birokrat," kata Sri Mulyani.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur pernah mengatakan rasio belanja pegawai di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ‎yang kurang dari 50 persen sebanyak 300 pemerintah daerah (pemda).

Baca Juga

    Brantas Kecurangan, BKN Siap Perbaiki Sistem Penerimaan CPNS 2018  

    BKN: Lowongan CPNS 2018 Tak Ada Jabatan Administratif   

    Wajib Tahu! 4 Fakta Menarik Seputar CPNS 2018


Yang sudah lampu kuning 50-60 persen di 177 daerah, dan 58 daerah sudah lampu merah karena rasio belanja PNS sudah lebih dari 60 persen.

Berikut daftar daerah yang mencatatkan rasio belanja PNS mencapai lebih dari 60 persen terhadap APBD, yakni Kabupaten Bireuen, Kabupaten Karo, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten asahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kota Pematang Siantar, Kota Padangsidempuan, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kota Bengkulu.

Kemudian Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Utara, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Purworejo, ‎Kabupaten Kebumen, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Wonogiri, dan Kota Surakarta.

Selain itu, ada Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Minahasa, Kota Bitung, Kabupaten Wajo, Kabupaten Takalar, Kabupaten Soppeng, Kota Palopo, Kabupaten Buton Tengah, Kota Kendari.

Adapula Kabupaten Gianyar, Kabupaten Bangli, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kota Kupang, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, serta Kabupaten Polewali Mandar.
Read More

Tiru Malaysia dan Singapura Kriteria CPNS 2018 Dirubah

December 30, 2017 0
Era ekonomi digital saat ini bukan hanya menuntut para pegawai swasta meningkatkan kompetensinya. Pegawai negeri sipil (PNS) sebagai pelayan masyarakat pun diharapkan memiliki kemampuan teknis sesuai perubahan zaman supaya bisa menyamai Singapura dan Malaysia.



Wakil Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Irham Dilmy berpendapat, dari dulu sampai saat ini Indonesia membutuhkan PNS yang memiliki kompetensi kepemimpinan, keahlian manajerial, komunikasi, dan orientasi pelayanan publik yang tinggi.

Baca : Cara Memperbanyak Subscribe Menggunakan Admefast.me


"Kemampuan teknis yang diperlukan karena zaman sudah berubah. Harus menyesuaikan dengan kebutuhan, karena era digital tidak akan membedakan kualitas PNS-nya. Kemampuan teknis ini penting untuk menghadapi era digital maupun disruption ekonomi," ujar Irham saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (26/12/2017).

Menurut dia, PNS generasi milenial saat ini sudah melek teknologi atau digital, sehingga dapat cepat mengatasi perubahan tersebut. Akan tetapi, kompetensi kepemimpinan perlu diutamakan untuk memperoleh PNS yang berkualitas.

"Kompetensi kepemimpinan harus diutamakan kalau mau punya PNS berkelas dunia yang bisa meningkatkan Government Effectiveness Index, seperti Singapura dan setidaknya Malaysia," tegas Irham.

Untuk diketahui, hasil penilaian Bank Dunia tentang Indeks Efektivitas Pemerintah 2015 di kawasan ASEAN, Indonesia berada di peringkat enam dengan indeks -0,22 dan skor 46. Sementara Singapura di urutan pertama dengan indeks 2,25 dan skor 100. Sedangkan Malaysia di peringkat kedua dengan indeks 0,96 dan skor 77 di periode yang sama.

Link Terkait


    Kriteria Instansi yang Sulit Dapat Jatah CPNS 2018

    Cegah Kecurangan, BKN Siap Perbaiki Sistem Penerimaan CPNS 2018

    Menyedihkan, Lowongan CPNS 2018 Tak Ada Jabatan Administratif


Dengan kualitas PNS yang semakin membaik, dia berharap, Indonesia bisa masuk ke kelompok negara berpenghasilan tinggi dengan pendapatan per kapita lebih dari US$ 12 ribu per tahun. "Jika tercapai, maka Indonesia bisa menjadi bangsa yang adil dan makmur sebagaimana yang dicita-citakan pada pendiri bangsa," Irham mengatakan. (Sumber : Liputan6.com)
Read More

PNS Jabatan Administrasi Akan Dipangkas Besar-Besaran

December 30, 2017 0
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengimbau kepada pemerintah untuk memangkas besar-besaran jumlah pegawai negeri sipil (PNS) jabatan fungsional umum administrasi. Selanjutnya menggantinya dengan jabatan yang mendukung program pemerintah atau Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jabatan fungsional umum dan administrasi harus dikurangi besar-besaran," tegas Wakil Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Irham Dilmy saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Selasa (26/12/2017).



Data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menunjukkan, dari sekitar 4,3 juta PNS di Indonesia, sekitar 1,7 juta merupakan tenaga administrasi.



"Jabatan fungsional umum dan administrasi tidak jelas arah tujuan dan keahliannya. PNS kan bukan memberi lapangan kerja, tapi memberi pelayanan umum," Irham menambahkan.

Menurutnya, pemerintah harus memiliki patokan sektor prioritas mana saja yang menjadi prioritas di Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Setelah dipetakan, ditentukan kebutuhan posisi atau jabatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk mendukung program prioritas tersebut.

"Pendidikan salah satunya. Kita kekurangan tenaga pendidik," ujar Irham.

Dirinya menilai, sektor pendidikan jangan disamakan dengan sektor atau bidang lainnya. "Guru terus dijadikan alat politik dan dimutasi ke bidang-bidang nonpendidikan, sehingga kita terus-menerus kekurangan guru," tuturnya.


Link Terkait

    Penerimaan Gaji PNS 2018 Dibayar 2 Januari 2018

    250 Ribu Lowongan CPNS 2018, Sebagian Besar di Daerah

    Penerimaan CPNS 2018 Dimulai Awal Tahun


Selain itu, diakui Irham, jabatan penting lainnya yang harus dibuka pemerintah dalam setiap penerimaan CPNS setiap tahun adalah tenaga kesehatan.

"Dokter spesialis. Pada PNS jabatan ini misalnya diberikan keistimewaan fasilitas agar tidak menumpuk di kota-kota besar saja. Jadi, perlu mindset atau pola pikir yang adjustable, bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kontekstual," tandas Irham.
Read More

Loker 2018, 128 Calon Pegawai Negeri Sipil akan Dibuka

December 30, 2017 0
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan kembali dibuka pada 2018. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur mengatakan, pembukaaan 120 ribu lowongan dilakukan berdasarkan hitungan PNS yang pensiun.

"Insyaallah kita buka pakai metode minus gross. Akan ada 120 ribu orang calon PNS termasuk formasi untuk pegawai daerah," kata Asman di Balai Kota Jakarta, Rabu (27/12/2017).


Link Terkait

    PNS Jabatan Administrasi Akan Dipangkas Besar-besaran

    Bercermin Ke Singapura dan Malaysia, Ini Kriteria PNS 2018

    Ciri-ciri Instansi yang Sulit Dapat Jatah CPNS 2018


Asman menyebut, empat tahun terakhir, Indonesia sudah melaksanakan moratorium penerimaan CPNS. Dalam rentang waktu tersebut, sudah ada sekitar 400 ribu PNS yang pensiun.

Oleh karena itu kini diperlukan pembukaan penerimaan CPNS untuk mengisi kursi kosong. "Kalau tak dilakukan penerimaan PNS akan terjadi ketimpangan pejabat eselon II dan eselon III," kata dia.

Pada tahun 2017, sebanyak 37 ribu PNS sudah diterima untuk formasi pemerintah pusat. Formasi tersebut diperebutkan sebanyak 1,2 juta peserta.

Menurut Asman, setelah dikalkulasi masih ada 220 ribu posisi PNS yang kosong lantaran ditinggal pensiun.

Asman lantas meminta agar DKI cepat mengajukan formasi penerimaan CPNS di daerahnya. Dia meminta agar Badan Kepegawaiam Daerah (BKD) menghitung beban kerja yang dibutuhkan, terutama tenaga guru dan kesehatan.

"Tolong prioritaskan guru dan kesehatan, 2018 mohon kalau bisa awal Januari sudah menerima rencana usulan," tandas Asman.

Bagi masyarakat yang belum lolos dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017, jangan berkecil hati. Pada 2018, pemerintah akan kembali membuka seleksi CPNS.

Jika tahun ini pendaftaran CPNS mayoritas untuk Kementerian/Lembaga di pemerintahan pusat, pada tahun depan pembukaan CPNS akan didominasi untuk pemerintah daerah.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Kementerian PANRB telah mengusulkan jumlah pembukaan CPNS 2018 ke Kementerian Keuangan.

"Yang jelas pada 2018 itu yang akan pensiun itu sebanyak 250 ribu orang, dimana 38 ribu itu di pemerintah pusat dan sisanya di daerah. Posisi terakhir baru itu yang kami sampaikan ke Kementerian Keuangan untuk 2018," kata dia dalam Media Gathering di Bogor, Rabu (13/12/2017).

Pemerintah tetap melakukan seleksi CPNS 2018 dengan sistem zero growth, mengingat moratorium sampai saat ini belum dicabut oleh Menteri PAN-RB. Artinya, tambahan CPNS tidak akan melebihi jumlah PNS yang pensiun.

Mengenai jadwal seleksi CPNS 2018, Setiawan mengaku masih belum bisa memastikan bulan apa akan diadakan. Hanya saja dirinya memiliki tenggat waktu yang diharapkan.

"Biasanya kami kalau sudah usulkan, nanti akan menunggu usulan dari instansi pemerintahan. Baru nanti kita validasi, itu akan kita lakukan di Februari-Maret 2018. Baru kalau sudah selesai nanti kita persiapan untuk buka lagi," tambah dia.

Usulan posisi yang dilakukan instansi pemerintahan, saat ini Kementerian PAN-RB sudah menerapkan model e-formasi. Dengan ini maka akan mempersingkat waktu validasi.

Posisi-posisi yang akan disetujui oleh Kementerian PANRB ini nantinya akan disesuaikan dengan visi misi masing-masing pemerintahan baik pusat dan daerah.

Sumber : Liputan6.com
Read More